Laman

Minggu, 10 Juli 2016

Bermain game ? Siapa takut!

Halo reader , kali ini ane mau ada sesi penulisan tentang game. Bukan review game hehe , akan tetapi bagaimana kita menanggapi game yang sudah melekat pada kehidupan manusia.

Video Game memang sebuah sarana hiburan. Tak heran di Indonesia warnet (warung internet) atau rental game konsol juga menjamur. Ini artinya dapat dilihat seberapa banyak peminat game. Tak hanya berindikasi dari banyaknya jumlah warnet atau rental game , bahkan di zaman yang serba teknologi sekarang ini , smartphone juga bisa jadi indikasi seberapa banyak gamer di negeri ini.

Gaming atau bermain game merupakan suatu kegiatan yang wajar , akan tetapi harus pakai aturan. Sebab jika tidak ada aturan bermain , kita bisa lupa waktu dan menjadi seseorang yang tidak bijak dalam mengatur waktu. Bermain game juga harus bijak , artinya kita harus membedakan mana dunia virtual dan dunia nyata. Selain itu kita juga harus ambil 'sisi' positif dari game yang kita mainkan dan membuang 'sisi' negatifnya. Contoh saat bermain game online kita harus kompak dan mempunyai teamwork yang bagus. Hal ini dapat diterapkan di dunia nyata. Membuang sifat egois juga harus jadi pelajaran penting.

Tak lepas dari hitam putih , semua materi di dunia ini pasti mempunyai hal tersebut. Termasuk gaming. Jadi di sisi lain , banyak orang menganggap bermain game adalah suatu kegiatan yang menghabiskan waktu dan/atau uang. Hal ini juga berdampak pada player game tertentu yang mempunyai sifat boros dan haus akan pelayanan yang disajikan oleh game tersebut.

Terlepas dari efek buruk yang selalu dilihat banyak orang , bermain video game adalah suatu sarana hiburan yang membuat kita aktif dan mengajak player game untuk berkecimpung dalam dunia virtual. Berbeda dengan film yang hanya membuat para penonton menjadi penonton pasif , game atau video game lebih mengutamakan kontribusi player untuk dapat problem-solving pada game tersebut. Sehingga dapat mengasah kemampuan kita dalam menghadapi masalah.

Sama seperti film ataupun novel, game atau video game juga dapat dibeli. Hal ini membuat kebanyakan orang mengatakan bahwa bermain game itu dapat menghabiskan uang. Terlepas dari itu , game juga merupakan suatu sarana seseorang untuk berkarya dan melampiaskan perasaan si pembuat dan menjadi sarana pelampiasan perasaan si player juga. Jadi, sikap kita dalam mengapresiasi karya orang adalah menghargai karya tersebut. Bukan berarti menjadi seseorang yang boros , akan tetapi kita harus bijak juga dalam membeli sesuatu , termasuk video game.

Game atau video game dapat mencakup semua umur, tetapi ada batasannya. Dalam dunia internasional , rating game diatur oleh ESRB atau Entertainment Software Rating Board.
Untuk informasi lanjut bisa lihat contekan ane dari professor wiki. Di contekan ane ada rating game berdasarkan umur supaya bisa lebih bijak dalam bermain game.

"Entertainment Software Rating Board (ESRB) adalah sebuah organisasi regulator mandiri yang menilai permainan video, panduan periklanan, prinsip privasi daring permainan video dan perangkat lunak hiburan lainnya di Kanada dan Amerika Serikat."
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Entertainment_Software_Rating_Board

Untuk poin ini , kita harus tahu dan jeli dalam memilih game untuk kita mainkan dan dapat mengedukasikan kepada saudara dan teman-teman sekitar betapa pentingnya rating game.

Setelah kita belajar bijak dalam bermain game , kita harus tahu juga hikmah dan manfaat game.
Ada banyak sisi positif dari gaming atau bermain game , beberapa akan ane share 😄

1.Lahan bisnis baru
Tidak lepas dari dunia ekonomi, game bisa jadi lahan bisnis yang menjajikan. Seperti halnya yang dapat kita lihat beberapa developer game besar seperti EA, Ubisoft, Rockstar, Valve dan lain-lain. Mereka menjual game baik pra-bayar maupun in-app purchase yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Tak hanya si developer yang bisa kaya raya , player pun dapat menghasilkan uang. Seperti halnya menjual barang langka di dalam game, membuka jasa atau jual gamecard dll. Bahkan hanya modal me-review game , kamu dapat menerima rupiah dengan cara halal dan nikmat. 😆

2.Menjadi atlit e-sport
Zaman sekarang , bakat bermain game ga boleh dipendam. Kamu bisa berkontribusi bahkan bisa bawa nama Indonesia ke dunia internasional. Kok bisa? Yapp , dunia baru-baru ini (gak baru juga sih, hehehe) sudah meresmikan cabang olahraga baru , yaitu E-Sport (Electronic Sport). Definisi singkatnya e-sport adalah olahraga yang melibatkan game pc atau konsol sebagai sarana olahraga. Ada banyak game yang di pertandingkan dan kebanyakan adalah game berbasis online. Seperti Starcraft (1 dan/atau 2), World Of Warcraft, Dota 2, Call Of Duty, League Of Legends dan masih banyak lagi. Alhamdulillah Indonesia telah meresmikan cabang ini oleh pemerintah, yaitu IeSPA (Indonesia Electronic Sport Association). 😄

3.Menjadi sarana atau simulasi
Masalah itu bukan dicari , tapi akan datang dengan sendirinya. Baik disengaja ataupun tidak. Tak jarang banyak orang jengkel dengan masalah yang mereka hadapi. Nah, game bisa jadi simulasi kamu untuk bisa problem-solving. Seberapa cerdas kamu dalam mengatasi masalah dapat di tuangkan pada saat bermain game. Game atau Video game pasti mempunyai konflik yang nantinya harus di atasi. Jadi , memecahkan masalah dengan cara yang mengasyikan dapat ditemukan dalam video game. Hal ini dapat diterapkan dalam dunia nyata dimana kamu bisa lebih relax mengatasi masalah. Tak hanya sarana problem-solving, video game juga dapat menambah wawasan kamu. Sebagai contoh game bertema perang dunia yang syarat akan nilai sejarah. Lalu game-game casual seperti Sims city dalam mensimulasikan kecerdasan dan mengasah kemampuan kamu membangun sebuah kota. Masih banyak game atau video game yang dapat menambah wawasan atau syarat akan nilai-nilai pendidikan. Seperti Surgery Simulation, Project Cars, MotoGP, Ace Combat, Arma 3, dan game-game simulasi lainnya.

Well , cukup sekian dari ane. Semoga kedepannya kita dapat lebih bijak dalam bermain game dan industri game Indonesia tidak berhenti. Ane berharap manfaat adanya game supaya Indonesia menjadi negara produktif dalam bidang ini dan diberlakukannya kebijakan oleh pemerintah dan masyarakat dalam menilai video game di segala platform. Terimakasih , dan sampai berjumpa lagi di lain sesi 😄😄






Sumber gambar :
media.steampowered.com/steamcommunity/public/images/items/207080/5954a2b16c4923e0354a84d011502c0ada3729f8.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar